Senin, 10 Juni 2013

pusat perbukuan



KIOS BUKU MURAH DI YOGJAKARTA

Yogyakarta, terkenal akan seni dan budaya-nya sangat cocok digunakan sebagai tempat berlibur bagi para wisatawan terlebih wisatawan asing sekalipun. Berkunjung ke Yogyakarta tidak lengkap rasanya jika tidak mampir ke Kios Buku Taman Pintar, atau yang lebih dikenal dengan nama Shopping Center. Memasuki Jalan Sriwedari (pararel di sebelah timur Jalan Malioboro) deretan kios-kios yang memajang beragam buku akan langsung terlihat dengan jelas.
Buku yang dijual bermacam-macam, dari buku-buku baru hingga buku-buku bekas. Dan tiap kios memiliki spesifikasinya masing-masing, dari buku-buku umum, religi, buku pelajaran, hingga novel, majalah dan komik. Tak hanya itu, di Shopping center juga tersedia berbagai kebutuhan untuk mahasiswa, dari kliping artikel dan makalah-makalah bekas untuk referensi mengerjakan tugas, hingga buku-buku penunjang kuliah lainnya.
Ada 124 kios yang tertata rapi di dua lantai. Para pedagangnya tergabung dalam Koperasi Pedagang Buku (Kopaku Taman Pintar), yang dibentuk sekitar tahun 1988. Jika dibanding harga di toko-toko buku, harga buku di shopping center relatif lebih murah dan tentunya lengkap.
Hampir setiap hari shopping center selalu ramai dikunjungi calon-calon pembeli, terlebih lagi pada akhir pekan yaitu Jumat hingga Minggu. Bahkan tidak sedikit pula pembeli yang datang dari luar kota Yogyakarta. Bagi sebagian orang, Shopping Center bisa dijadikan sebagai alternatif pilihan ketika di toko-toko buku tidak bisa menemukan buku yang dicari. 

Feature Oleh : Ida Ani’ Matillah


Minggu, 09 Juni 2013

kunjungan ke kedaulatan rakyat



KUNJUNGAN DI KEDAULATAN RAKYAT (Koran Rakyat)

JOGJAKARTA – JATENG

Pertemuan tatap muka bersama Direktur Kedaulatan (Koran Rakyat) beliau bernama : B. Suci Hariyati, yang diadakan pada hari jum’at, 31 mei 2013 berlangsung dengan baik. Direktur Kedaulatan Rakyat (Koran Rakyat) ini menyampaikan banyak hal, diantaranya :
ü  Kedaulatan Rakyat (Koran Rakyat) adalah Koran local dan tidak keluar dari kota itu
ü  Kedaulatan Rakyat (Koran Rakyat) ini selain Koran harian, ada pula Koran minggu pagi (mingguan), KR. Merapi, KR. Radio diwatu rdan masih banyak lagi
ü  Kedaulatan Rakyat (Koran Rakyat) ini berdiri pada tahun 1980, selain itu;
ü  Kedaulatan Rakyat adalah Koran rakyat yang paling banyak peminatnya. Sehingga mendapat julukan Koran No.6 seindonesia.
ü  Kedaulatan Rakyat (Koran Rakyat) ini beritanya terkadang datang sendiri (maksudnya seperti mahasiswa UNP yang datang berkunjung di Kedaulatan Rakyat) ini bisa menjadi berita; adalagi berita yang dicari (maksudnya disini wartawan datang ke lokasi kejadian) baik berita yang fakta, aktual, dll
DalamKedaulatan Rakyat (Koran Rakyat) ini memiliki 5 Direktur, 600 orang karyawan, 120 wartawan.Koran ini berdiri di KulonProgo, Klaten, dan masih banyak lagi daerah-daerah di mana Koran itu beredar. Selain itu, ada suatu proses dalam pembuatan Koran ini, diantaranya :merapatkan program, hantip, penulisan, lighting, letak-letak/desain, falemang, cetak dan ekonomi kata (maksudnya tidak bahasa baku).
Selainitu, ada juga cara bagaimana melindungi karyawan-karyawan Kedaulatan Rakyat. Salah satunya adalah menggunakan kode atau tidak ada nama penulisan. Jadi, seorang pembaca tidak mengetahui siapa nama penulis berita di Koran. 

Fearute Oleh : Sri Diyana

Jumat, 07 Juni 2013

misteri parangtritis



MISTERI  PANTAI   PARANGTRITIS


Sejarah nama Parangtritis menarik. Konon, ada seorang pelarian dari Kerajaan Majapahit bernama Dipokusumo yang melakukan semedi di kawasan ini. Ketika sedang bersemedi, ia melihat air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (parang). Kemudian ia memberi nama daerah tersebut Parangtritis yang berarti air yang menetes dari batu.
Pantai Parangtritis diyakini merupakan perwujudan dari kesatuan trimurti yang terdiri dari Gunung Merapi, Keraton Jogja, dan Pantai Parangtritis itu sendiri. Masyarakat setempat meyakini Pantai Parangtritis merupakan bagian dari daerah kekuasaan Ratu Selatan atau yang dikenal dengan nama Nyai Roro Kidul. Menurut mereka, Nyai Roro Kidul menyukai warna hijau, oleh karena itu wisatawan yang berkunjung ke Parangtritis disarankan tidak memakai baju berwarna hijau. Selain sarat dengan kisah misteri Nyai Roro Kidul, Pantai Parangtritis juga dikisahkan sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaat setelah Panembahan Senopati selesai menjalani pertapaan. Selain terkenal sebagai tempat rekreasi, Parangtritis juga merupakan tempat keramat. Banyak pengunjung yang datang untuk bermeditasi. Pantai ini merupakan salah satu tempat untuk melakukan upacara Labuhan dari Keraton Jogjakarta.

Feature Oleh : Dwi Ningrum Hariyanti

malioboro



Malioboro Pusat Manik-Manik Dan Seniman 


            Jogja – Malioboro adalah kota yang kehidupan di kelilingi banyak seniman dan pengkrajin bahkan lingkungan di sana kebudayaan jawa yang sangat ketal. Di dalam kehidupan keraton sering mengadakan kirab akbar sepanjang jalan tersebut akan dipenuhi karangan bunga. Pada saat pimpinan seniman Malioboro Umbu Landu Paranggi mengadakan sebuah pertunjukan di ssat itu penoton duduk di bawah beralaskan tikar ( lesehan ) sejak itu lah kebudayaan duduk lesehan ditrotoran identik dengan malioboro. Saat ini malioboro menjadi denyut nadi perdagangan dan belanja. Di sana banyak berbagai aneka barang yang diinginkan seperti manik-manik cantik cenderamata unik, batik klasik, emas dan permata bahkan peralatan rumah tangga juga tersedia. Selain cenderamata juga terdapat makanan seperti bakpia patok,sate ayam, pedagang baju yang bergambarkan adong dan sepedah ontel. Di malioboro juga ada seniman yang berdandan hantu diajak untuk berfoto setelah foto warga yang wau berfoto dengan biaya RP 10.000 . banyak warga yang antusias untuk foto dengan hantu karena tempat yang setrategis di sepanjang jalan raya yang mudah di jangkau oleh pejalan kaki.
            Di sana ada para mahasiswa yang kampaye tentang bebas asap rokok yang dihimbaukan tentang bahaya merokok yang dapat merusak jantung dan kanker hipentensi. Semua waraga Jogja di ajak untuk menghimbau bahaya merokok khususnya bagi kalangan remaja. Warga Jogja menyambut kampanye tersebut dengan senang hati karena menambah wawasan kesehatan.   
Feature Oleh : Fitri Rahayu     

kunjungan ke Koran Kedaulatan Rakyat



MAHASISWA UNP KEDIRI KUNJUNGI KEDAULATAN RAKYAT
               
“Suara Hati Nurani Rakyat”  itulah yang menjadi semboyan Kedaulatan Rakyat selama ini. Kedaulatan Rakyat merupakan sebuah nama surat kabar di Yogyakarta yang  merupakan koran lokal tertua yang masih terbit hingga kini di Indonesia. KR sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat Jogja. 
Kedaulatan Rakyat bergerak dibidang jurnalistik  yang didirikan oleh H.Samawi (1913-1984) dan H.Soemadi Martono Wonohito (1912-1984). KR terbit sejak 27 September 1945 yang dipimpin oleh  H. Soemadi M. Wonohito. Kedaulatan Rakyat terbit setiap hari dengan jumlah halaman yang awalnya 16 halaman yang sekarang menjadi 24 halaman dan oplah lebih dari 125.000 copi. 

Jumat, 30 Mei 2013 mahasiswa UNP Kediri mengunjungi KR untuk mata kuliah jurnalistik. Teman –teman sangat antusias ingin segera bertemu dengan  wartawan KR dan berbagi pengalaman. Rombongan dari UNP sampai pukul 09.30 yang disambut dengan salah satu karyawan KR yang cantik. Setelah berbincang-bincang mengenai berdirinya KR rombongan mahasiswa UNP Kediri dipersilakan untuk sekedar tau tempat dimana KR dibuat hingga bisa dinikmati oleh masyarat. 

Acara kunjungan ini telah memberi banyak sekali kenangan dan wawasan kepada rombongan UNP Kediri, oleh karena itu salah satu dosen jurnalistik UNP kediri menyerahkan cinderamata sebagaai tanda terima kasih telah diberi kesempatan yang sangat berharga ini. Acara ditutup dengan memberikan oleh-oleh khas kediri. 

Feature Oleh : Fitri Aryani